Soal Uang Baru, Kok Mirip Yuan? Kok Pahlawannya Tak Terkenal? Ini Jawaban BI

Soal Uang Baru, Kok Mirip Yuan? Kok Pahlawannya Tak Terkenal? Ini Jawaban BI



JAKARTA - Beberapa hari yang lalu Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan uang rupiah baru melalui Bank Indonesia. Di era keterbukaan seperti saat ini yang namanya pro dan kontra masih tetap ada. Tak terkecuali soal bentuk, warna dan desain uang baru itu.
Sejumlah pertanyaan pun muncul dan ramai diperbincangkan di dunia maya atau media sosial. Dari sejumlah pertanyaan-pertanyaan itu, GoNews.co coba merangkum dan meminta penjelasan ke pihak Bank Indonesia.
Dalam perbincangan singkat dengan GoNews.co, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo meminta masyarakat untuk tetap menjaga uang baru dan menghormati sebagai alat sah pembayaran, Selasa (20/12/2016).
Berikut Ini petikan perbincangan kami dengan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo:
Selamat malam pak Agus, selamat atas peluncuran uang rupiah baru kemarin, tapi ngomong-ngomong ada sedikit pertanyaan pak, apa sebenarnya keunggulan dari uang baru ini?
"Terimakasi, selamat malam kembali, jadi begini mas, uang baru kita (NKRI, red) adalah jenis alat pembayaran yang sah dan sudah melalui proses selama beberapa bulan sebelum diluncurkan. Selain untuk alat transaksi bagi warga yang normal (sehat jasmani) uang baru ini keunggulanya adalah membantu orang-orang yang cacat, seperti tuna netra, kenapa? Karena disetiap nominalnya ada huruf brailnya atau blind code, jadi sangat membantu sekali bagi mereka. Sebenernya uang lama juga ada tapi kurang. Nah otomatis para tuna netra juga tidak mudah dibohongi," jawabnya.
Ada sebagian masyarakat yang bertanya, kenapa desainya mirip uang Yuan? Dan bahkan ada yang lebih parah dengan menuduh ini konsipirasi pihak tertentu, itu bagaimana pak?
"Waduh seperti itu ya? Saya mengimbau kepada semua masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,mari semua wawasannya ditambah lagi. Bukan cuma seperti yuan uang NKRI ini, tapi juga mirip uang ringgit, dollar singapura, dollar brunei, dan bath. Karena bahannya anti minyak dan tidak gampang kucel seperti uang sebelumnya. Jadi tidak ada istilah konspirasi," tukasnya.
Apakah bapak terlibat langsung dalam mendesain dan memilih gambar pahlawan di uang baru ini? "Tidak, saya terima barang jadi. Dalam artian begini, sebelum didesain ini ada timnya. Dan dalam tim ini melibatkan beberapa pihak termasuk budayawan, sejarawan dan lainya. jadi saya tidak terlibat langsung," tandasnya.
Tapi sekilas seperti uang mainan pak? Apakah ini tidak mudah rusak, dan sekilas gambar pahlawan NKRI nya kok tak terkenal ya?
"Hahaha...ada saja pertanyaannya ya! Begini, uang baru ini dijamin sangat aman. Karena sistem pengamanannya sudah ada, dan banyak sekali sensornya. Kalau mudah rusak, semua uang kertas jika tak dirawat dengan baik, apalagi terkena air ya pasti rusak. Makanya harus dirawat baik-baik, jangan ditekuk-tekuk. Uang itu jangan dilipat, diremas, dicoret. Jangan dibasahin karena masyarakat kita di beberapa daerah itu uang baru begitu diterima dimasukin di air supaya jangan terbang tapi uangnya cepat rusak" pintanya.
"Soal pahlawan sebenarnya banyak yang belum tau kan di muka uang NKRI ini ada gambar pahlawan-pahlawan baru yang tujuannya sebagai nilai penghargaan dan aspirasi buat para pahlawan baru yang belum ada di mata uang. Tapi seperti Tjut Meutia sepertinya bukan pahlawan yang tak terkenal, justru anak SD juga hafal. Nah dengan adanya uang baru ini, juga ada nilai pelajaran baru juga kan, yang tadinya tidak kenal Sultan Mahmud Badaruddin, jadi kenal to? ," jawabnya.
Ada lagi pak?
"Nah di uang NKRI ini di belakangnya ada taria- tarian nusantara yang tujuannya untuk pariwisata juga, bahan edukasi juga, dan mungkin juga biar tak diakui sama negara lain. Jadi kita ingin masyarakat tidak mudah untuk percaya dengan tuduhan-tuduhan soal uang baru yang katanya konsiprasi China lah, dan parahnya lagi ada yang menghubungkan dengan poltik. Sekali lagi semua uang baru baik warna, desain sudah diperhitungkan oleh tim," pungkasnya.
Oke pak, terimakasih atas penjelasannya, semoga masyarakat paham dan teredukasi dengan jawaban bapak.
Pembicaraan pun kami akhiri, dan diharapkan dengan jawaban tersebut, masyarakat Indonesia bisa memahami dan menghargai uang NKRI sebagai alat pembayaran yang sah.***
Soal Uang Baru, Kok Mirip Yuan? Kok Pahlawannya Tak Terkenal? Ini Jawaban BI Soal Uang Baru, Kok Mirip Yuan? Kok Pahlawannya Tak Terkenal? Ini Jawaban BI Reviewed by Risti Endang on 17.51 Rating: 5